Rabu, 04 Desember 2013

Quote: Tentang Kritik Untuk Agama

"Orang yang beragama (terutama golongan garis keras) itu ga bisa dikasih masukan (kritik) untuk memperbaiki sistem agamanya, mereka lebih memilih mencari masalah lain dengan harapan kekurangannya bisa dimaklumi atau terlupakan daripada memilih untuk memperbaiki diri."

- Aziz Abdurachman

Rabu, 20 November 2013

Jadi teman saat butuh?

Siapa yang punya teman yang hanya datang saat dia butuh bantuanmu saja? Sepertinya hampir semua orang punya teman yang seperti itu. Tapi apakah sifat seperti teman yang datang saat butuh itu salah dan pantas untuk dicela? Hmm, menurut saya sifat itu bisa saja masih wajar dan bisa juga kurang ajar.

Pertama, yang tidak kita sadari, kita adalah makhluk sosial, yaitu makhluk yang tidak mungkin bisa hidup sendiri, selalu membutuhkan orang lain. Sudah menjadi sifat dasar manusia untuk meminta bantuan orang lain untuk menyelesaikan masalah. Dan sudah sifat dasar manusia untuk mengharapkan imbalan dari apa yang sudah diberikan.

Kedua, sebagai teman, kita seharusnya tahu resiko dari tidak mendapatkan imbalan atau balas budi, karena itulah tujuan berteman, bukan untuk mengambil keuntungan saja.

Senin, 18 November 2013

Dunia Mimpi atau Dunia Nyata?

Saya pernah, dan mungkin sering mengalami mimpi yang bersambung, misalnya di mimpi tiga hari yang lalu terasa seperti lanjutan mimpi dari satu, dua atau beberapa hari sebelumnya. Mungkin kalian juga pernah mengalami yang seperti ini. Hal ini membuat saya merasakan seperti mempunyai dua kehidupan yang berlanjut, satu di dunia mimpi dan satu lagi di dunia nyata.

Kadang saya bertanya-tanya, dimanakah saya benar-benar tinggal? Apakah saya adalah makhluk yang tinggal di dunia yang serba terbatas, selalu tergantung oleh kemampuan dan hukum (fisika) yang berlaku. Tidak bisa terbang, tidak bisa menghilang, tidak bisa mengulang waktu, tidak bisa hidup abadi atau hidup lagi setelah mati, tidak bisa menciptakan sesuatu dengan pikiran, dan sebagainya. Hanya bisa menjalani hidup dengan normal, dan selalu menginginkan kehidupan yang serba bisa, tetapi semuanya itu hanya bisa dilakukan di dalam mimpi saja. Atau, mungkin sebaliknya? Apakah saya adalah makhluk dari dunia yang serba bisa yang selalu memimpikan untuk hidup normal?

Jika ini alam mimpi, bolehkah saya terbangun untuk sadar? Dan jika ini alam sadar, bolehkah saya tidur untuk bermimpi?

Senin, 21 Oktober 2013

Maaf..., Dan Lupa.

Kalimat ini sedang trending di kalangan remaja, mungkin kamu pernah membacanya juga, isinya  kurang lebih seperti ini:
Coba kamu ambil sebuah piring, lalu banting ke lantai. Apakah piring itu pecah?
Lalu coba katakan "maaf, saya menyesal" kepada piring itu.
Apakah piring itu kembali utuh seperti semula?
Sekarang apakah kamu mengerti?
Sejak pertama membaca kalimat itu saya hanya tersenyum, beberapa bulan yang lalu saya membacanya di salah satu forum di internet, kalimat itu masih berbahasa inggris dan belum masuk ke Indonesia, masa sebegitu mudahnya menyamakan manusia dengan piring? Dan sayangnya kalimat tersebut akhirnya sampai juga ke remaja indonesia dan sering di sebut-sebut di jejaring sosial.

Ya memang perumpamaan itu dikemas sedemikian rupa hingga menjadi menarik dan bermakna dalam seperti itu, mereka bermaksud memberi tahu kalau kata "maaf" tidak akan bisa mengobati rasa sakit hati mereka. Haha, sebegitu labilnya kah kalian para remaja?

Selasa, 24 September 2013

Saya vs. Kaskuser & Moderator Kaskus

Dulu, saya seorang kaskuser juga, saya mulai mengenal kaskus kalau tidak salah sejak awal tahun 2009 dan mulai menjadi member dan aktif sejak awal tahun 2010, dan sejak saat itu saya merasa kaskus adalah sumber informasi yang lumayan baik, tempat tanya-jawab, sharing hal lucu, diskusi, sampai tempat "nyampah" cuma untuk mencapai iso 2000 post. Disini juga tempatnya copas artikel dari blog atau dari situs berita baik Indonesia atau Internasional, cuma biar keliatan lebih intelek dikit walau cuma copas aja.

Tapi ini tidak bertahan lama sebagai pembaca saja, sampai saya mengenal 9gag dan kemudian Reddit. Mungkin pada akhir 2010 itu lagi ngetrend gambar-gambar lucu termasuk yang hasil photosop dan joke yang berbasis tulisan sudah berkurang peminatnya, dan di waktu yang sama Internet Meme (dibaca "miym" ya bukan "mémé") yang berisi Ragecomic dan Advice Animals juga sedang naik pamor dan belum masuk ke Indonesia. Dan saat itu juga saya mulai menyebarkan meme di thread.

Rabu, 11 September 2013

Proses atau Hasil Akhir?

Bayangkan kamu sedang berada di sekolah dan sedang melakukan ujian akhir, kamu sudah belajar sekeras mungkin dan sudah sekolah serajin mungkin, tetapi pada akhirnya hasil uas kamu sedikit mengecewakan, menyebabkan kamu sulit untuk melanjutkan sekolah atau masuk ke dunia kerja. Sedangkan sebagian anak lain yang sekolahnya sering bolos dan jarang belajar, sebagian dari mereka tidak mencontek pada saat UAS dan sebagiannya lagi mencontek, mereka semua hasil ujiannya lebih tinggi daripada hasi ujian yang kamu miliki, lalu apa yang kamu akan katakan? "Yang penting proses belajarnya, bukan hasil akhirnya", begitu? Tapi intinya kamu tetap sulit melanjutkan sekolah atau ke dunia kerjamu. Jadi yang mana yang harus kita fokuskan? mengusahakan proses yang lebih baik, atau hasil akhir yang lebih baik?

Memang, hampir semua hal di kehidupan dinilai dari hasil akhirnya. Simpel saja, karena menilai proses pasti akan membutuhkan waktu yang lebih lama, sedangkan waktu terus berjalan dan yang di nilai tidak hanya satu orang saja.

Jumat, 06 September 2013

Melihat Berbagi dari sisi berbeda

Akhir-akhir ini temanya uang semua ya? Haha, tapi apa salahnya kan? Kali ini saya mau berbagi bagaimana saya menganggap "berbagi" (termasuk menyumbang atau sedekah dan lainnya),dari sudut pandang saya sendiri.

Pertama mungkin saya akan menyinggung dulu apa itu arti dari kaya dan miskin, tentunya menurut saya. Kaya, adalah kondisi kemampuan seseorang yang memiliki lebih harta dari rata-rata orang sekitarnya yang tidak sungkan-sungkan membelanjakan uangnya untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Sedangkan miskin, adalah kondisi keadaan seseorang yang kekurangan harta, sampai-sampai untuk menyambung hidup saja bisa dibilang tidak cukup.

Lalu bergeser ke sisi optimistik. Bagaimana seseorang bisa mencapai kekayaannya? Menurut saya tentu dengan memiliki sifat optimis yang dimilikinya, yang membuat ia selalu yakin akan masa depan yang baik dengan jalan yang ia pilih. Para optimis tidak melihat suatu hal dari sisi resiko terlebih dahulu, tetapi melihat sisi baiknya.

Rabu, 04 September 2013

BOSS BD-2 Blues Driver mod: Ver.2 Final

BOSS BD-2 SEXYMOD! V.2 (final)
codename: Blue River Mod


For Indonesian language please scroll down below.
Untuk tulisan berbahasa Indonesia silakan scroll ke bagian bawah.


After succeed moding BD-2 with tight bottom and loose highs but less harsh, which named BD-2 SexyMod!, about a month ago I tried to modifying it again. And after a bunch of experiment, now I finally finishing this modification of Boss Blues Driver, now with more smooth and more thick mod, not just that, I offer you more option for your own tone shaping option. Since stock BD-2 sound so fuzzy when gain pot set maxed, but too harsh when gain set at noon. Now I call it Blue River Mod.

Okay, lets look at the clone version of schematic offered by http://gaussmarkov.net, this is true bypass version and without input and output buffer, but this schematic is totally based on original BD-2.

(click for larger pic)

Minggu, 01 September 2013

Antara Harta dan Cinta

Menyambung tulisan sebelumnya yang masih tentang uang, menurut kamu mana yang harus lebih diperhatikan terlebih dahulu dalam hubungan percintaan? Apakah kamu memilih melihat kadar kemampuan hartanya, atau kadar kemampuan cintanya?

Bagi yang menjawab kemampuan hartanya dahulu, mungkin karena banyak yang bilang "makan cinta ga bisa hidup", karena segala sesuatu sekarang butuh uang, dan sesuai dengan tulisan saya yang sebelumnya memanglah benar kalau uang adalah sebagian besar dari faktor penentu kebahagiaan dan ketenangan hidup. Tapi saya kembalikan, apakah kamu bisa hidup tanpa cinta?

Coba lihat ke daerah pinggiran yang kehidupannya serba miskin, mereka bisa membesarkan anaknya hingga dewasa dengan uang yang serba kekurangan, bahkan mungkin tanpa uang, tapi apa yang membuat mereka tetap hidup? Ya, cinta dari orang tuanya, dengan cinta orang tua mau melakukan apa saja untuk menjaga anaknya tetap hidup dengan sehat.

Seseorang yang sudah dibutakan oleh cinta akan rela melakukan apa saja untuk menjaga orang yang ia miliki agar tetap bahagia. Tak perlu bermodalkan uang, tetapi dengan cinta orang bisa mati-matian berusaha untuk mencari uang. Nyatanya, sekarang banyak hubungan antar manusia yang tidak didasari oleh cinta. Hasilnya keharmonisan sulit dicapai.

Hubungan yang berdasarkan harta tetapi kurang rasa cinta bagi saya hanyalah suatu bentuk lain dari prostitusi, dan menurut saya pernikahan seharusnya tidak perlu terjadi jika hanya itulah tujuannya dan kesalahan yang kamu perbuat sampai kedepannya dan membuahkan anak yang tidak dibesarkan oleh cinta (misalnya oleh pengasuh, anak yang diacuhkan karena orang tuanya sibuk oleh pekerjaan mencari uangnya, dsb.) saya rasa setara dengan dengan kesalahan jual beli badan.

Jadi menurut saya daripada menjalin hubungan berbasiskan uang tanpa cinta, lebih baik berbisnis prostitusi saja.