Tampilkan postingan dengan label Lv. III: Radioaktif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lv. III: Radioaktif. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Maret 2015

Senjata pemusnah masal Indonesia.

Akhir-akhir ini peperangan di Gaza semakin ramai lagi, keduanya saling melontarkan bom dan roket. Banyak korban berjatuhan, termasuk orang-orang yang sebenarnya tidak mempunyai urusan dengan peperangan, yang bahasa awamnya adalah "tidak berdosa". Dengan bom, mereka saling menghancurkan satu sama lain yang sebenarnya adalah saudara, mereka semua adalah manusia yang serumpun. Dalam kasus ini senjata penghancur paling ampuh di Timur Tengah adalah Bom.

Berbeda dengan di Indonesia, media adalah senjata paling ampuh untuk memecah belah rakyatnya.

Jumat, 07 November 2014

Itukah Agamamu?

Peringatan! Para keras kepala tidak dianjurkan untuk membaca.

Saya ingin bertanya, apa agamamu? Dan apa lagi agamamu? Yang saya maksud, agama apa saja yang kamu anut? Saya yakin hampir semua muslim, atau yang mengaku beragama islam akan selalu berkata "agama saya hanyalah islam, bukan yang lain dan tidak ada yang lain", tapi apakah kalian yakin dengan jawaban kalian?

Kalian pasti tidak sadar kalau agama yang kalian anut sudah membaur dengan agama lain, lalu bagaimana mungkin kalian masih mau mengklaim agama kalian sebagai contohnya "100% ISLAM", "1000% MUSLIM", atau "HANYA ISLAM SAMPAI MATI", dan kalian sudah dididik untuk membenci dan menjauhi agama lain, misalnya kristen dan yahudi, kalian juga selalu menyebut mereka dengan sebutan "kafir" dengan penuh kebencian. Bagaimana jika yang terjadi adalah kafir teriak kafir?

Senin, 01 September 2014

Benar dan Salah?

Seseorang digiring ke pengadilan dengan tuduhan telah dengan sengaja membakar rumah kaca tetangganya dan seluruh isinya, ia akan dikenakan hukuman selama 4 tahun penjara karena ulahnya. Tetapi di akhir putusan, ia dengan santai memberikan keterangan terhadap polisi kalau rumah kaca tersebut adalah tempat pembuatan dan penyimpanan uang palsu. Akhirnya sang tersangka menjadi pahlawan dan sang korban menjadi tersangka dan dikenakan hukuman penjara selama 10 tahun, dan sang pahlawan tidak menerima hukuman sama sekali, bahkan menerima penghargaan. Bukankah dia seharusnya bertanggung jawab juga atas perusakan yang dilakukannya terhadap rumah kaca beserta tanaman di dalamnya yang merupakan milik tetangganya yang kini menjadi tersangka? Mengapa ia tidak mendapat sanksi? Bukannya merusak itu buruk? Lalu apa itu sebenarnya baik dan buruk, benar dan salah?

Rabu, 04 Desember 2013

Quote: Tentang Kritik Untuk Agama

"Orang yang beragama (terutama golongan garis keras) itu ga bisa dikasih masukan (kritik) untuk memperbaiki sistem agamanya, mereka lebih memilih mencari masalah lain dengan harapan kekurangannya bisa dimaklumi atau terlupakan daripada memilih untuk memperbaiki diri."

- Aziz Abdurachman

Rabu, 02 November 2011

Buku Sains vs. Kitab Suci

Kalo kamu terlalu bodoh untuk membaca, memahami & membuktikan kalimat dari buku Sains. Cobalah Kitab-Suci!

Sabtu, 24 September 2011

Akhirat = pengadilan terbaik?

Kalo akhirat itu pengadilan terbaik, dan keburukan manusia itu karena bisikan setan. Kenapa harus ada manusia di neraka?